Nama El Rumi terseret dalam isu dugaan pelecehan seksual yang ramai diperbincangkan di media sosial. Menanggapi kabar tersebut, kuasa hukum El Rumi, Aldwin Rahadian, meminta pemilik akun anonim yang memunculkan tudingan untuk mengungkap identitas dan menyampaikan klaimnya melalui jalur resmi.
Isu bermula dari unggahan akun Threads @ajsbsbwas yang mengaku menjadi korban tindakan tidak menyenangkan oleh seorang artis berinisial EJR. Unggahan tersebut kemudian memicu spekulasi warganet yang mengaitkan inisial tersebut dengan El Rumi.
Aldwin menilai persoalan semacam itu seharusnya tidak disampaikan secara anonim apabila memang terdapat dugaan tindak pidana. Ia meminta pihak yang merasa menjadi korban untuk melapor kepada kepolisian agar perkara dapat diproses berdasarkan bukti dan keterangan yang jelas.
“Ya kita berharap ada orang yang mengeklaim akun anonim tersebut. Coba perlihatkan jadi dirinya siapa, sampaikan secara resmi bahkan kalau memang benar dia mengalami pelecehan seksual,” kata Aldwin, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Jumat (21/8/2026).
Menurut Aldwin, penyampaian tuduhan melalui media sosial tanpa identitas yang jelas berpotensi menimbulkan spekulasi serta menyeret pihak yang belum tentu berkaitan dengan persoalan tersebut.
“Laporkan secara resmi ke pihak kepolisian, jadi jangan seperti ini membuat orang menduga-duga, membuat ramai dan mengarah ke arah yang enggak benar. Bukan berarti kita ge-er, tetapi kan ini untuk antisipasi karena memang tidak sesuai kenyataan,” ujarnya.
Pihak El Rumi juga menyatakan akan mengambil langkah hukum apabila isu tersebut terus diarahkan kepada kliennya. Aldwin memperingatkan pihak yang sengaja menyebarkan tuduhan atau mencoba mendiskreditkan El Rumi agar berhati-hati karena tindakan tersebut dapat menimbulkan konsekuensi hukum.
“Saya mengimbau kalau kemudian ada yang mencoba-coba atau siapa pun kemudian melakukan niatan jahat ya itu tentu akan berkonsekuensi hukumnya, dan kita akan laporkan,” tegas Aldwin.
Ia juga meminta masyarakat tidak langsung mempercayai informasi yang berasal dari akun anonim. Menurutnya, publik perlu memeriksa kebenaran informasi sebelum menghubungkan sebuah tuduhan dengan sosok tertentu.
“Kita di sini warning kepada siapa pun untuk tidak mencoba-coba untuk melakukan modus kejahatan dengan memfitnah kepada siapa pun karena ini bisa berbalik konsekuensi hukumnya kepada yang menghembuskan isu itu. Dan buat netizen juga agar berhati-hati jangan sampai terbawa isu itu,” katanya.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi yang menunjukkan keterlibatan El Rumi dalam dugaan pelecehan seksual sebagaimana narasi yang beredar di media sosial. Pihak kuasa hukum menyatakan akan terus memantau perkembangan isu sekaligus mengantisipasi penyebaran informasi yang dinilai dapat merugikan nama baik kliennya.

Leave a Reply